Bukan Sekadar Futsal, Kadin Cup 2026 Bidik Lahirnya Generasi Emas Kabupaten Bandung

31-08-2026 14:32:14
Updated:  1 second ago
Bukan Sekadar Futsal, Kadin Cup 2026 Bidik Lahirnya Generasi Emas Kabupaten Bandung

KOMPETISIA.ID, BANDUNG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung menggelar Kadin Cup Futsal Festival 2026 di Cherifield Clubhouse, 20 Agustus 2026. 

Festival futsal tersebut mempertemukan sekitar 20 sekolah taman kanak-kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung.

Ajang olahraga anak usia dini itu tidak hanya menghadirkan pertandingan futsal. 

Kegiatan juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan anak-anak, orang tua, guru, pelaku usaha, dan masyarakat.

Secara keseluruhan, Kadin Cup Futsal Festival 2026 melibatkan kurang lebih 1.000 orang, terdiri atas peserta didik, orang tua, guru, pendamping, serta masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan.

Antusiasme peserta dan dukungan orang tua turut mewarnai jalannya festival. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti pertandingan, sementara para orang tua memberikan dukungan dari sisi lapangan.

Di luar lapangan, sejumlah tenant UMKM turut ambil bagian dalam festival. Kehadiran pelaku usaha lokal tersebut menjadi bagian dari upaya Kadin Kabupaten Bandung membuka ruang promosi sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya perwakilan HIPMI Jawa Barat, Kepala Desa Lengkong, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara mengatakan, peran Kadin tidak semata-mata berkaitan dengan perdagangan dan industri. 

Menurutnya, Kadin perlu mengambil bagian dalam berbagai sektor yang memiliki keterkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat.

“Kadin harus mencakup seluruh sektor. Kita tidak hanya berbicara mengenai dunia usaha, tetapi juga konsen terhadap pertumbuhan generasi emas dan bagaimana membangun ekonomi Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ia menilai pembinaan generasi muda perlu dimulai sejak usia dini. Terlebih, tidak ada yang dapat memastikan masa depan anak-anak yang saat ini mengikuti festival tersebut.

Menurutnya, anak-anak yang bermain futsal dalam festival tersebut memiliki peluang untuk berkembang menjadi atlet profesional, bahkan menembus level internasional.

“Kenapa kita memilih kegiatan anak-anak? Kita tidak tahu ke depannya mereka akan menjadi apa. Bisa saja dari anak-anak yang bermain hari ini, ada yang kelak menjadi pemain internasional. Karena itu, kita sentuh mereka dari sekarang,” kata Boni.

Ia menambahkan, Kadin Cup Futsal Festival 2026 merupakan bagian dari komitmen Kadin untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Pembinaan anak melalui olahraga, kata dia, berjalan beriringan dengan upaya mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pelibatan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam festival tersebut.

“Kita juga konsen bagaimana UMKM semakin tumbuh. Harapannya, kita bisa membangun ekonomi Kabupaten Bandung dan mewujudkan semangat beunghar babarengan,” ungkapnya.

Ia berharap Kadin Cup Futsal Festival tidak berhenti sebagai agenda olahraga anak. Kegiatan tersebut diharapkan berkembang menjadi gerakan bersama yang membangun ekosistem positif bagi anak-anak, keluarga, pelaku UMKM, dan perekonomian daerah.

“Semoga kegiatan ini bisa memberikan dampak perubahan, dimulai dari Kabupaten Bandung untuk Indonesia,” pungkasnya.

Perpaduan olahraga anak, dukungan keluarga, dan keterlibatan pelaku UMKM membuat Kadin Cup Futsal Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Festival tersebut juga menjadi ruang pembinaan generasi muda sekaligus wadah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bandung. (*)