SUDAH BAYAR DP ATAU FULL? SSB PESERTA JJL 2026 BISA MENYIAPKAN PROFIL UNTUK DIPUBLIKASIKAN DI KOMPETISIA.ID
PUBLIKASI GRATIS: SSB peserta JJL 2026 yang sudah melakukan pembayaran, baik DP maupun full, berkesempatan mendapatkan publikasi profil secara gratis di Kompetisia.id sebelum event berlangsung. Siapkan data, foto, dan cerita tim melalui GForm.
KOMPETISIA.ID, JABAR - Peserta Jabar Junior League (JJL) 2026 tidak hanya mendapatkan kesempatan bertanding di lapangan.
Setiap SSB yang telah melakukan pembayaran pendaftaran, baik melalui DP maupun pembayaran penuh, juga dapat menyiapkan informasi mengenai timnya untuk dipublikasikan sebelum event JJL 2026 berlangsung.
Direktur Utama PT Kompetisia Arena Nusantara, Rizki Laelani, S.Sos., M.Sos., mengatakan publikasi tersebut disiapkan untuk memberikan ruang kepada SSB peserta agar lebih dikenal oleh masyarakat sepak bola.
KLIK DOWNLOAD PANDUAN dan KLIK G FORM DI SINI
“Kami ingin setiap SSB peserta memiliki cerita yang bisa dikenalkan kepada publik,” kata Rizki. “Publikasi ini dilakukan melalui kompetisia.id,” ujarnya. “Dan untuk peserta JJL, publikasi profil tersebut diberikan secara gratis,” katanya.
Menurut Rizki, materi publikasi adalah profil SSB dapat memuat identitas klub, proses pembinaan, karakter tim, kesiapan menghadapi kompetisi, target, hingga cerita menarik dari pemain dan lingkungan SSB.
“Kami tidak ingin pemberitaan hanya muncul ketika pertandingan sudah berlangsung,” ujar Rizki. “Sebelum bertanding pun, setiap SSB sebenarnya sudah memiliki cerita yang menarik untuk diketahui,” katanya. “Karena itu, kami membuka ruang untuk mengenalkan SSB melalui artikel profil,” tuturnya.
Agar proses pengumpulan informasi berjalan lebih mudah, peserta akan mendapatkan panduan berupa formulir yang berisi pertanyaan-pertanyaan dasar untuk kebutuhan bahan berita.
Formulir tersebut disusun agar official SSB dapat menyiapkan informasi secara lebih terarah tanpa harus bingung menentukan materi apa yang perlu disampaikan.
“Kami sudah menyiapkan panduan bahan berita melalui Google Form,” kata Rizki. “Official tinggal mengikuti pertanyaan yang sudah tersedia,” ujarnya. “Dengan panduan itu, kami berharap proses pengisian bisa dilakukan dengan mudah dan informasi yang diterima juga lebih lengkap,” katanya.
Rizki menjelaskan, pengisian formulir tersebut ditujukan kepada SSB yang sudah menyelesaikan pembayaran pendaftaran, baik dalam bentuk DP maupun pembayaran penuh sejak awal.
Hal itu menjadi bagian dari mekanisme administrasi sebelum materi profil diproses untuk kebutuhan publikasi. “Yang kami minta mengisi formulir adalah SSB yang sudah melakukan pembayaran,” jelas Rizki.
“Pembayaran DP maupun full payment tetap dapat mengikuti mekanisme pengisian,” katanya. “Jadi, setelah administrasi awal terpenuhi, SSB bisa menyiapkan bahan publikasinya,” ujarnya.
Materi yang dikumpulkan juga dirancang untuk menghasilkan artikel yang tidak cepat kehilangan relevansi. Karena itu, SSB tidak harus menunggu pertandingan berlangsung untuk memperkenalkan identitas mereka.
Artikel dapat mengangkat perjalanan SSB, alasan membina pemain muda, karakter latihan, sosok pemain, hingga harapan terhadap perkembangan anak-anak setelah mengikuti kompetisi. “Konsepnya bukan sekadar berita pertandingan,” ujar Rizki.
“Kami ingin membuat artikel yang tetap menarik dibaca meskipun dibaca sebelum atau sesudah pertandingan,” katanya. “Karena yang kami angkat adalah cerita dan profil SSB, bukan hanya skor pertandingan,” tuturnya.
Bagi SSB peserta, pengisian formulir juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan klub secara lebih utuh kepada calon pembaca, komunitas sepak bola, orang tua pemain, maupun SSB lainnya.
Informasi yang disampaikan dapat memperlihatkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini dan remaja memiliki cerita di balik aktivitas latihan dan pertandingan. “Setiap SSB punya karakter yang berbeda,” kata Rizki.
“Ada yang kuat dari sisi pembinaan, ada yang punya cerita perjalanan panjang, dan ada juga yang memiliki pemain-pemain dengan cerita menarik,” ujarnya. “Semua itu layak menjadi bagian dari cerita JJL 2026,” katanya.
Karena itu, official SSB disarankan mempelajari panduan dan menyiapkan informasi sebelum pengisian dilakukan. Foto tim, logo SSB, foto latihan, identitas official, akun media sosial, kategori usia, hingga jawaban mengenai karakter dan target tim sebaiknya disiapkan agar proses pengisian berjalan lancar.
“Kami berharap official membaca panduannya terlebih dahulu,” ujar Rizki. “Kalau bahan sudah disiapkan, pengisian formulir akan jauh lebih mudah,” katanya. “Jangan sampai saat pelaksanaan baru mencari foto, data tim, atau informasi dasar SSB,” ujarnya.
Publikasi profil SSB melalui kompetisia.id pada akhirnya menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan perjalanan peserta JJL 2026 secara lebih luas. Setiap SSB memiliki kesempatan untuk memperkenalkan identitas dan cerita mereka sebelum kompetisi dimulai, dengan mekanisme pengumpulan bahan yang telah disiapkan melalui Google Form.
“Kami ingin JJL tidak hanya meninggalkan hasil pertandingan,” kata Rizki. “Kami juga ingin meninggalkan cerita tentang SSB dan anak-anak yang bertanding di dalamnya,” ujarnya. “Karena pertandingan selesai, tetapi cerita tentang proses pembinaan dan perjuangan mereka bisa tetap hidup lebih lama,” pungkasnya. (*)