ROTASI MAUT JADI TANTANGAN TERBERAT MUSIM INI: 27 PEMAIN, 4 KOMPETISI, DAN KEPERCAYAAN IGOR TOLIC

27-09-2026 23:23:35
Updated:  1 second ago
ROTASI MAUT JADI TANTANGAN TERBERAT MUSIM INI: 27 PEMAIN, 4 KOMPETISI, DAN KEPERCAYAAN IGOR TOLIC

ROTASI MAUT: Persib menyiapkan 27 pemain untuk menghadapi empat kompetisi musim 2026/2027. Igor Tolic tak gentar! Perekrutan Mariano Peralta dan kedalaman skuad menjadi modal Maung Bandung menghadapi BRI Super League, ACL Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia. Foto persib.id.

KOMPETISIA.ID, PERSIB - Empat kompetisi. Dua puluh tujuh pemain. Musim 2026/2027 belum benar-benar dimulai, tetapi Persib sudah menghadapi pertanyaan besar: cukupkah amunisi Maung Bandung untuk bertempur di empat medan sekaligus? Igor Tolic tampaknya tidak sedang memikirkan kekurangan. Ia justru terlihat menikmati tantangan.

BRI Super League masih menjadi panggung utama. Tetapi musim ini ada tiga panggung lain yang menunggu: AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia. Empat kompetisi itu bukan sekadar empat kesempatan mengangkat trofi. Itu juga empat sumber kelelahan, perjalanan panjang, dan kemungkinan kehilangan pemain karena cedera.

Di sepak bola, punya banyak pertandingan memang menyenangkan. Apalagi kalau menang terus. Yang tidak menyenangkan adalah ketika pertandingan datang lebih cepat daripada waktu pemulihan. Pemain baru selesai bertanding, sudah harus berangkat lagi. Belum sempat menarik napas, jadwal berikutnya sudah menunggu. Di situlah sebuah tim mulai diuji, bukan hanya oleh lawan, tetapi juga oleh kalender.

Namun, Igor Tolic tidak menunjukkan kegelisahan. Pelatih asal Kroasia itu justru menyampaikan kepuasannya terhadap proses perekrutan pemain Persib selama Juni, Juli, dan Agustus. Ia merasa klub sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa. "Ya, empat kompetisi. Saya sangat senang dengan tim ini. Saya pikir perekrutan pemain pada Juni, Juli, dan Agustus berjalan luar biasa. Kami mendapatkan MVP, kami mendapatkan pemain-pemain yang sangat, sangat bagus," kata Igor.

Kata MVP itu menarik. Pemain terbaik BRI Super League musim lalu, Mariano Peralta, kini menjadi bagian dari Persib. Mendapatkan pemain terbaik liga tentu bukan perkara biasa. Tetapi sepak bola punya kebiasaan unik: pemain yang hebat di satu klub belum tentu langsung menjadi hebat di klub lain. Ada sistem permainan, karakter rekan setim, dan tuntutan suporter yang harus dihadapi.

Bagi Bobotoh, kedatangan Peralta tentu membawa harapan. Nama besar selalu menyenangkan untuk dibicarakan. Apalagi ketika Persib sedang menyiapkan diri menghadapi empat kompetisi. Tetapi yang dibutuhkan bukan sekadar nama besar di daftar pemain. Yang dibutuhkan adalah kontribusi nyata ketika pertandingan berjalan sulit, ketika lawan menutup ruang, dan ketika Persib membutuhkan gol pada menit-menit terakhir.

Di sinilah angka 27 pemain menjadi penting. Jumlah itu harus diterjemahkan menjadi kedalaman skuad yang sesungguhnya. Sebab, memiliki 27 pemain tidak otomatis berarti memiliki dua tim dengan kekuatan setara. Ada pemain inti, ada pemain pelapis, ada pula pemain yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Tugas Igor adalah memastikan bahwa pergantian pemain tidak membuat kualitas permainan Persib ikut turun.

Manchester City menjadi gambaran menarik ketika berbicara tentang klub yang harus membagi tenaga di berbagai kompetisi. Tetapi Persib tentu tidak bisa hanya meniru jumlah pertandingan atau pola rotasi klub Inggris itu. Ada perbedaan sumber daya, fasilitas pemulihan, pengalaman, dan kedalaman pemain. Yang bisa dipelajari adalah prinsipnya: tim besar tidak boleh bergantung pada sebelas pemain saja.

Rotasi, karena itu, bukan sekadar mengganti pemain yang kelelahan. Rotasi adalah keberanian pelatih mempercayai pemain lain sebelum keadaan memaksanya. Pemain pelapis harus mendapat kesempatan bermain, bukan hanya duduk menunggu. Mereka perlu merasakan tekanan pertandingan agar siap ketika pemain utama tidak bisa diturunkan. Kalau rotasi baru dilakukan setelah masalah datang, semuanya bisa terlambat.

Tentu saja, empat kompetisi tidak berarti Persib harus memenangi semuanya. Tetapi setiap kompetisi membawa tanggung jawab tersendiri. BRI Super League menuntut konsistensi sepanjang musim. Kompetisi Asia dan ASEAN menghadirkan pengalaman serta tantangan berbeda. Piala Indonesia membuka jalan lain untuk berprestasi. Persib harus pandai menentukan prioritas tanpa kehilangan daya saing di setiap panggung.

Igor Tolic sudah menyampaikan keyakinannya. Perekrutan berjalan bagus, pemain terbaik liga sudah didatangkan, dan 27 pemain siap menjadi bagian dari perjalanan panjang Persib. Sekarang, keyakinan itu harus dibuktikan di lapangan. Bobotoh tidak hanya menunggu daftar pemain dan janji musim baru. Mereka menunggu permainan yang solid, rotasi yang tepat, dan hasil yang membanggakan. Sebab, empat kompetisi memang menawarkan empat peluang, tetapi hanya kerja tim yang bisa mengubah peluang menjadi prestasi. (*)